Panen Perdana Padi Sistem Arkansas di Kabupaten Soppeng Capai Produksi 10,4 ton per ha
Pusat Perakitan Modernisasi Pertanian Tanaman Pangan (BRMP Tanaman Pangan) dan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Sulawesi Selatan Gelar Panen perdana dan Temu Lapang Kegiatan Uji Terap Budidaya Padi Sistem Arkansas di Kelurahan Manorang Salo, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Pusat Perakitan Modernisasi Pertanian Tanaman Pangan (BRMP Tanaman Pangan)Dr. Haris Sahabuddin, DEA, Plt Kepala BBRMP Sul Sel Ir. Yusuf, M.Si, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle Ks Dalle, Koordinator kegiatan CG ICare Dr. Nuning Argo Subekti dan beberapa pejabat dari unsur Forkopimda Kabupaten Soppeng diantaranya adalah Kejaksaan, Polres, TNI, Dinas Pertanian dan BPS. Selain itu juga nampak hadir beberapa kepala UPT Kementan yakni Kepala BRMP Tanaman Serealia dan Kepala BRMP Aneka Umbi.
Kehadiran Wakil Bupati dan unsur Forkopimda Kabupaten Soppeng menjadi bukti komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan pertanian modern di Kabupaten Soppeng.
Rangkaian Kegiatan ini diawali dengan pengambilan ubinan oleh BPS Kab. Soppeng didampingi Koordinator lapangan Basrum, SP, M.Si dan tim dari BRMP Sulsel bersama Penyuluh di lapangan dengan hasil untuk varietas Inpago 12 rata-rata 10,4 ton per hektare GKP dan Varietas Inpago 8 sebanyak 9,7 ton per hektare GKP, Data ini menunjukkan produktivitas yang sangat baik dan menjanjikan.
Kegiatan panen bersama dengan menggunakan mesin combine harvester. Teknologi ini memungkinkan pemotongan, perontokan, dan pembersihan padi dilakukan dalam satu tahap di lapangan, yang tentunya meminimalisir kehilangan hasil pasca panen. Teknologi ini tidak hanya mengurangi biaya operasional, tetapi juga mempercepat proses panen, yang sangat penting untuk meningkatkan hasil pertanian secara keseluruhan. Selain itu, salah satu teknologi pertanian modern yang menjadi sorotan utama pada kegiatan ini yakni penggunaan drone, karena selain digunakan untuk pemupukan dan penyemprotan pestisida, drone juga mampu mengangkut hasil panen dari tengah sawah ke titik pengumpulan. Penggunaan drone ini dianggap dapat memangkas waktu dan tenaga kerja secara signifikan, memberikan efisiensi yang lebih baik bagi para petani.
Saat kegiatan Temu Lapang, acara dimulai dengan pemutaran video edukasi mengenai masa depan pertanian modern, yang dilanjutkan dengan sambutan dari para pejabat yang hadir. Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle Ks Dalle, mengungkapkan rasa terima kasih atas dipilihnya Kabupaten Soppeng sebagai lokasi uji terap pertanian modern sistem Arkansas. Ia berharap teknologi ini dapat terus diperkenalkan kepada para petani, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan kesejahteraan mereka. Bupati juga menyadari bahwa meskipun teknologi ini memerlukan biaya awal yang cukup tinggi, hasil jangka panjang yang efisien akan sangat bermanfaat bagi penguatan sektor pertanian.
Kepala Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Pangan (BRMP Tanaman Pangan) Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA, menyampaikan Panen bersama yang diselenggarakan hari ini merupakan bagian dari penerapan pertanian modern pada demonstration farm seluas 5 hektar yang berada dalam satu hamparan seluas 60 hektar. Kegiatan ini dirancang sebagai model percontohan pertanian modern yang mendukung pengembangan kawasan mandiri benih padi di Kabupaten Soppeng. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terintegrasi dengan mengedepankan efisiensi, presisi, dan keberlanjutan sistem budi daya. pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar, serta mendapat dukungan dan partisipasi aktif dari jajaran BRMP utamanya Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Pangan dan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulsel, Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng, mitra setempat, serta kelompok tani binaan sebagai pelaku utama di lapangan. kami berharap dukungan dan sinergi yang berkelanjutan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng agar kegiatan serupa dapat dilanjutkan dan diperluas cakupannya pada tahun 2026, dengan luasan dan jumlah petani penerima manfaat yang lebih besar.
Sebagai bentuk dukungan nyata, dilakukan penyerahan bantuan benih diseminasi padi oleh BRMP kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk kelompok tani sebanyak 8.550 kg, Bantuan ini diberikan langsung ke kelompok tani, yang mewakili kelompok tani penerima di Kabupaten Soppeng yaitu Poktan Sipurio dan Poktan Tonrang Lapokko I.
Acara ditutup dengan testimoni dari Bapak Muin, anggota Kelompok Tani Karuna, yang merupakan poktan kooperator dalam kegiatan ini yang menyatakan optimisme mereka terhadap sistem baru ini. Adaptasi teknologi Arkansas ini diharapkan dapat terus berlanjut dan pendampingan kepada petani dapat lebih ditingkatkan sehingga petani dapat memperoleh banyak manfaat dari penggunaan teknologi pertanian modern yang ada.
(Bas, II, HH)